Yayasan Bina Hati
Yayasan Bina Hati didirikan atas inisiatif para tokoh yang sangat concern terhadap masalah-masalah sosial. Hal ini disebabkan oleh kondisi negara Indonesia yang baru bangkit dari keterpurukan. Persoalan-persoalan sosial seperti kesenjangan ekonomi, kesehatan, pendidikan, diskriminasi hukum telah melahirkan kelompok-kelompok tertentu yang pada dasarnya sangat mengkhawatirkan tumbuhnya disintegrasi dan kroposnya mental spiritual bangsa. Keadaan tersebut diperparah dengan menjamurnya persoalan-persoalan sosial dan kriminal yang semakin kompleks, terutama merosotnya moral yang cenderung merugikan bangsa dan negaranya sendiri.
Dengan memperhatikan fenomena tersebut, sangatlah berat bagi peyelenggara negara untuk memikul sendiri beban sosial yang amat berat, sehingga dibutuhkan peran serta masyarakat untuk membantu pemerintah dalam menangani masalah sosial tersebut.
Maka, sebagai wujud nyata dalam memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara, kami sadar akan tanggung jawab sebagai warga negara tersebut untuk bersama pemerintah, Lembaga Swadaya Masyarakat dan Organisasi Sosial Kemasyarakatan lainnya untuk berusaha memulihkan kondisi negara dari carut-marut masalah sosial di negeri ini, sehingga kami bertekad mendirikan sebuah Yayasan yang kami beri nama “YAYASAN BINA HATI”.
Lahirnya Yayasan Bina Hati dimotori oleh “TIGA SERANGKAI”, yaitu dr. I Gusti Ngurah Gunadi SP., Sp.Kj, Sudiro Husodo, SHI., SH. dan Ny. Agung Sunartini. Ketiga tokoh ini merupakan penggagas utama lahirnya Yayasan Bina Hati.
Yayasan Bina Hati memulai usahanya sejak 9 September 2005 dan secara yuridis formil berdiri pada tanggal 29 Desember 2005 dengan Akta nomor 30, Notaris Sri Wahyu Jatmikowati, SH. dan dengan penetapan dan pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor C-447.HT.001.02.TH 2006 pada tanggal 27 Pebruari 2006.
Pada awal berdirinya, Yayasan Bina Hati telah mengadakan kegiatan-kegiatan seperti :
- Bakti sosial pengobatan gratis diberbagai tempat.
2. Ceramah-ceramah tentang bahaya narkoba dan dampak buruknya.
3. Ceramah-ceramah tentang Ketergantungan NAPZA, MAPANZA dan Terapi Narkoba.
4. Ceramah-ceramah tentang bahaya Penggunaan Narkoba Suntik terhadap penularan HIV/AIDS, dan lain-lain.
Dengan audensi ibu-ibu PKK, pelajar SMU dan Mahasiswa, Karang taruna, dan lain-lain.
Sedangkan aktifitas Yayasan Bina Hati saat ini adalah :
1. Penjangkauan IDUs di Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo.
2. Sosialisasi Keberadaan Yayasan Bina Hati beserta rencana programnya kepada kalangan IDUs maupun masyarakat disekitarnya.
3. Diskusi dengan IDUs untuk mendapatkan data-data mengenai perilaku berisiko IDUs.
4. Pemetaan lokasi keberadaan IDUs dan akses untuk mendapatkan IDUs baru.
5. Pengamatan tingkat mobilitas IDUs (tempat tinggal, tempat pemakaian, dll).
6. Pertemuan Koordinasi antar personal Yayasan Bina Hati untuk membahas hasil temuan-temuan selama penjajakan IDUs di lapangan.
7. Menyusun rencana kerja/kegiatan, sesuai dengan karakteristik IDUs di wilayah Surabaya dan sidoarjo.
8. Dan melakuan layanan Harm Reduction di Rutan Medaeng (Surabaya), Lapas Klas II Sidoarjo, dan Lapas Klas I Surabaya (Porong).
Visi dan Misi Yayasan Bina Hati adalah :
VISI : Meningkatkan derajat dan martabat bangsa sehingga mampu mensejajarkan diri dengan masyarakat dunia.
MISI : Menciptakan masyarakat yang sehat jasmani dan rohani, berilmu pengetahuan yang luas, beradab serta bermartabat sehingga memiliki kepribadian yang luhur dan berlaku adil.
Website: www.binahati.org
Powered by Setabur Facebook Comments
Last Updated (Thursday, 17 December 2009 21:02)
Visitors Counter![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]()
Online (20 minutes ago): 9 Your IP: 38.107.179.213 , Today: May 21, 2012 |
Twitter Update |





Google
Facebook
Twitter
del.icio.us
Blogger
Rain Concert










